Diduga Terlibat Kriminal, Aktivis Minta Kekemenag Copot Kepsek MTSN 1 Lawe Sigala-Gala

0:00

Kutacane, leusersatu.id

Ketua Barisan Sepuluh Pemuda, Dahriansyah meminta kepada kepala kantor Kementerian Agama (Kekemenag) untuk mencopot oknum kepala sekolah MTSN 1 Lawe Sigala-Gala. Terkait kasus korban Cindi Fitria siswi MTSN 1 Lawe Sigala-Gala yang diduga korban pemukulan dilakukan oleh oknum Kepsek berinisial BM, hingga korban dirawat ke rumah sakit ternama di Kaban Jahe Kabupaten Karo.

Dahriansyah menjelaskan, paska dugaan pemukulan oleh oknum kepsek, kepada korban Fitria dan sempat dirawat beberapa hari, kemudian korban dinyatakan dokter telah meninggal dunia pada Selasa 25 Februari 2025.

Baca juga Artikel ini:  Sambut Pilkada Damai Pemkab Agara Gelar Dzikir Akbar

“Kasus ini sudah ramai di media sosial dan pemberitaan media, akan tetapi hingga saat ini belum ada tindakan dari Kepala Kekemenag untuk mencopot oknum Kepsek MTSN 1 Lawe Sigala Gala kata Dahrinsyah saat menjawab leusersatu.id pada Sabtu (22/03/2025).

Dahriansyah meminta kepada Kepala Kekemenag Aceh Tenggara agar jangan bermain-main terhadap kasus pemukulan siswi oleh oknum kepsek tersebut yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Seharusnya Kepala Kekemenag tegas terhadap kasus ini, jangan ada anggapan publik dugaan Kekemenag mendekengi oknum kepsek tersebut,”tegasnya.

Baca juga Artikel ini:  RSUD H.Sahudin Kutacane Terima CT Scan Sebanyak 64 Dari Proyek Pinjaman Luar Negeri

Dahriansyah mengaku apabila kasus ini tidak terselesaikan atau oknum kepsek tersebut belum juga dicopot, maka secepatnya Barisan Sepuluh Pemuda akan menggelar aksi demontrasi di depan Kantor Kekemenag dan Polres Aceh Tenggara tegasnya.

Sementara itu kepala Kekemenag, Saiful ketika di konfirmasi via whatsapp mengenai hal di atas, namun hingga berita ini di lansir belum bisa memberikan keterangan.(Basri)

Penulis: BsEditor: Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *